Rabu, 15 Januari 2014

Kopdar KK Banten, Perjuangan-Kehujanan-Lari-larian

wuih akhirnya kawancut regional Banten ngadain kopdar pertama. Dan kopdar ini beda dari yang lain, kenapa? bukan! kopdar ini bukannya bermaksud mau ngerencanain ngegulingin pemerintah Banten, tapi mau ngebantalin, ngeselimutin dan ngenina-boboin. Kami juga gak bermaksud buat ngejadiin Jendral Regional Banten, kak Ratri sebagai penggantinya Ratu Atut. Karena kami gak mau masyarakat Banten harus pake kancut di kepala mereka sebagai tanda patuh sama Jendral, kami gak mau membuat trend kancutnisasi.


Kopdar ini memang beda dari yang lain versi sudut pandang gua.....
Karena regional lain kalau kopdar itu wilayahnya seluas kota tapi kalau Banten itu se-provinsi. Bayangin, eh jangan deh, mending googling aja wilayah Banten itu segimana. Luas. Bagi gue ini beda banget dari yang lain, mengingat wilayahnya yang luas, pemerintahannya yang baru, ketua pemerintahannya juga baru ditangkap, dan banyak banget wilayah tertinggal di daerah Banten. Ga nyambung.


Saat harinya tiba, hujan pun tiba juga. Seakan tak mengizinkan kawancut untuk saling berkenalan. Mungkin hujan keliru, dia menyangka kami ini sebagai jemuran karena panggilan kami adalah kawancut (kadang terbaca kancut). Biasalah, hujan sering datang saat jemuran dikumpulkan. Mungkin hujan yang datang kemarin adalah hujan yang baru kelas 1 SD, karena masih mengira kawancut itu kancut. Belum bisa bedain. Wajar.


Karena hujan yang tidak kunjung berhenti dari pagi akhirnya kopdar diundur dan dipindah lokasi, yang tadinya pukul 10 siang di Taman Tekno menjadi pukul 1 Siang di Summarecon Mall Serpong (SMS). Jadi pas deh.
Kok gitu?
Ya pas aja (coba perhatikan poster di atas), soalnya kan di jadwal tertuliskan pukul 10 siang. Mungkin itu kelebihan ketik angka 0 (nol), mana ada pukul 10 itu siang, kan harusnya pagi hehehhe
Jadi pas deh, jam 1 itu siang.

Tadinya gua mengurungkan niat untuk datang karena pukul 12 siang masih hujan, tapi setelah tau kak Vina (ketua Kancut Keblenger) yang regional Jakarta tetep dateng, ya udah gua juga dateng. Hujan? biarin. Sakit? paling pas nyampe rumah langsung sakit. Yang penting itu ketemu dulu.

Sebagai anak Indonesia yang mencoba untuk merubah kebiasaan orang Indonesia, akhirnya gua dan Ulwan (kawancut 1 kelurahan) datang dengan tidak terlalu ngaret, sekitar 9 menit lebih dari jadwal yang ditentukan. Dan ternyata kami berdua adalah kawancut yang datang paling awal, disusul ketua KK dan Jendral Banten terakhir datang sekitar pukul 2:30 WIB.

Saat sudah terkumpul dengan jumlah kurang dari 10 orang akhirnya kami seperti biasa, mengalami masa diem-dieman. Karena kami memang baru pertama terkumpul, canggung untuk memulai perbincangan. Untungnya ada kak Vina, ketua KK yang selalu memecah kediem-dieman.

Selama melakukan perbincangan yang kekikukan itu ka Vina membahas tentang masa depan Kancut Keblenger, penjualan merchandise, kantor pusat, agency dan semacamnya deh. Kak Vina merencanakan kalau komunitas KK ini gak boleh disia-siakan karena dia melihat kalau KK punya potensi bagus jika dikembangkan lagi. Dan gua juga tersadar apa yang diucapkan kak Vina itu benar adanya. Tadinya gua berpikir kalau KK akan seperti komunitas biasa aja. Kak Vina sudah berpikir jauh untuk mengembangkan KK, salut.

gua engga lagi kesel kok di situ ._.
Engga kok, gua gak berbusa karena ngedengerin cerita masa depan KK terus, gua cuma nahan pipis aja. Itu efek suasana dingin bukan karena grogi ketemu orang baru. Pas kami lagi berbincang emang masih hujan. Awet. Selain ngobrolin masa depan, biasalah kalo orang ngumpul kadang ngegosip juga. Ya, gua dapat gosip baru. Ga usah nanya gosip apaan, suruh siapa kamu gak ikut kopdar :P

Kami juga bahas stand-up comedy, soalnya di situ ada kawancut sepuh yang beralih dari ngeblog jadi berkecimpung di dunia komedi tunggal. Gua udah ngira dia itu comic/komika (sebutan untuk orang yang ber-stand-up comedy-an) karena dari gaya bicaranya yang cepet dan pas. Namanya om Tyo.

Malam sudah datang, hujan masih setia membentang di atas Tangerang. Karena gua masih anak sekolahan, terpaksa gak boleh pulang malam-malam, besoknya masih ada pelajaran. Akhirnya pulang hujan-hujanan sambil lari-larian ke parkiran. Akibat hujan yang gua perkirakan masih kelas 1 SD itu, masih newbie, jadi dia melaksanakan tugasnya dengan seenaknya. Masa diem mulu di satu tempat selama berjam-jam. Biasanya kalau hujan profesional kan menyirami bumi dengan merata. Maka dari itu gua curiga itu hujan masih newbie.

Keluar dari SMS sambil hujan-hujanan, nukerin tiket parkir gedebak-gedebukan. Gak taunya jalan raya di depan kebanjiran. Ngeliat ibu-ibu di depan yang nerobos akhirnya gua ngikut di belakangnya. Seenggaknya kalo motor gua mogok, motor ibu-ibu itu juga, jadi ada temen mogok deh. hehhehe suram
 Baru sebentar menerjang banjir, di depan ternyata banyak motor yang mogok, sementara gua dan ibu-ibu itu masih jalan seakan meledek mereka.

"Liat nih motor gue keren! gak mogok nerjang banjir"

Karena gua orangnya gak mau nyombong terlalu lama, akhirnya gua lebih memilih menepi gak ngikutin ibu-ibu itu lagi. Gua nunggu di parkiran belakang SMS sembari panik. Takut ga bisa pulang. Nginep di parkiran. Kedinginan. Imajinasi makin liar. Gua memilih tenang dan berdoa, saat itu gua ingat cerita guru agama.

Suatu kisah ada 3 pemuda yang terjebak di dalam goa. Mereka akhirnya berdoa kepada Tuhan sembari menceritakan tentang kebaikan yang pernah mereka lakukan. Dari 1 cerita sampai 3 cerita akhirnya pintu goa itu terbuka. Bukan bermaksud riya. Mereka memang sedang dalam masa kesulitan. Gua berdoa, "ya Allah hamba-Mu ini sejak tadi siang tidak meninggalkan sholat. Semoga hujan ini segera diredakan" semacam itu lah doanya. Akhirnya dengan gemetaran kedinginan selama 1 jam, hujan reda, jalan banjir semakin surut. Gua bisa pulang tanpa bantuan Jarvis Iron Man untuk menaruh otak di motor gua, agar bisa berpikir sendiri dan terbang. Ya gua emang sempat berimajinasi liar kayak gitu.

Akhirnya gua pulang dengan selamat ke rumah, besoknya juga gua engga sakit ( ^o^)9 Kopdar pertama Banten ini meskipun yang hadir sedikit tapi gua dapet wawasan banyak. Dari nanya-nanya ka Vina yang menurut gua bisa ngebagi waktu ngurusin komunitas dan kerjaan dengan pas, masa depan KK yang cemerlang jika lebih terorganisir lagi, sampai cerita om Tyo tentang temen-temen selebtwit-nya dari Raditya Dika, Alitt dan lain-lain.

NB: blogpost ini ditulis dengan gaya hiperbolis, supaya terlihat lebih seru seperti kopdar regional lain.

10 komentar:

  1. terimakasih sudah datang, jangan kapok ya. semoga kopdar banten nanti lebih banyak yang dateng :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga. amin~
      engga kapok malah ketagihan. dan selalu begitu

      Hapus
  2. jadi gini ceritanya, gua tinggal di perbatasan antara tangerang selatan dengan depok, bener-bener bedekatan sama tangerang selatan, sampe depok sebagai tempat tinggal gua sekarang kec serua kelurahan bojongsari gua ga anggap, kadang-kadang, paling kalo lagi belanja online baru gua anggep & sekarang gua anggap tangerang selatan adalah kota gua, dan itu udah termasuk banten, bener ga sih? tadi nya gua mau ikut kopdar ini, tapi karena jarak yang jauh, mungkin gua lebay, tapi beneran ini jauh sms itu jauh sob, lagian gua lagi pkl jadi ribet bulak balik rumah sodara, untung kopdar nya sukses, semoga dari kopdar ini semua jadi tambah akrab ya, salam kancut sob! sory curhat. kalo berkenan visit balik ya :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. I know that feel, bro.
      Tapi emang kalo udah antusias mau ikut mah dijabanin aja. Ikut dong yang tanggal 31 Januari

      Hapus
  3. Wah dia udh post duluan,haha
    Eh itu kaya lagunya D'Pembantu's (malam minggu miko) aja sekelurahan..

    BalasHapus
  4. Di tengah banjir enggak nemu onna nan kawaii lagi Hil? :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. nemunya bapak-bapak yang motornya mogok, gua ajak ngobrol deh. mau kenalan?

      Hapus
  5. Asiiik yang abis kopdar. Bener2 perjuangan ya, menerjang ujan demi kopdar. Kayak laskar2 gitu.
    Hhehe...
    :D

    Jadi pengen ikutan kopdar... Eh, kok nggag dijelasin kopdarny ngapaen aja?! Mungkin ada acara kayak nyewa penyanyi dangdut mungkin ato bikin pensi kopdar. Hhaha... (imajinasiku enggag liar kan?) ckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. ikut dong, biar tambah banyak kenalan. engga dijelasin tapi cuma disebutin aja sih, hehehe nanti ditambah deh

      Hapus

Itu ceritaku apa komentarmu ? Berbagilah komentar jangan sungkan.

Menerima kritik dan saran yang bersifat membangun (bukan membangunkan emosi negatif).

Pasukan


@bilasahil


Follow Me


bilasahil 2010-2018. Diberdayakan oleh Blogger.